Pencarian

Panduan Definitif Google Vertex AI: Platform Terpadu untuk Machine Learning Skala Perusahaan Bagian 1

Prompter JejakAI
Kamis, 14 Agustus 2025
Oleh: SZA
JejakAI
Leonardo AI

Dua Jalur Menuju Model Produksi: Platform ini dirancang untuk mengakomodasi spektrum penuh praktisi ML. Ia menawarkan AutoML untuk tim dengan keahlian machine learning terbatas yang perlu membangun model berkualitas tinggi dengan cepat, dan Pelatihan Kustom (Custom Training) untuk ilmuwan data dan insinyur ML yang memerlukan kontrol terperinci atas setiap aspek proses pengembangan model.

AutoML: Pengembangan Model Tanpa Kode: AutoML adalah serangkaian alat yang mengotomatiskan aspek-aspek pembangunan model yang paling memakan waktu. Pengguna dapat melatih model pada data tabular, gambar, teks, atau video tanpa menulis satu baris kode pun. Dengan hanya menyediakan dataset berlabel, pengguna dapat memanfaatkan keahlian Google karena AutoML secara otomatis menangani persiapan data, rekayasa fitur, pemilihan arsitektur model, dan hyperparameter tuning untuk menghasilkan model berkinerja tinggi yang siap diterapkan. Ini mendemokratisasi akses ke AI, memungkinkan analis bisnis, ahli domain, dan pengembang untuk membangun model kustom yang spesifik untuk kebutuhan mereka.

Pelatihan Kustom: Kontrol Penuh untuk Para Ahli: Untuk proyek yang menuntut arsitektur yang lebih kompleks atau konfigurasi spesifik, alur kerja pelatihan kustom Vertex AI menawarkan kontrol dan fleksibilitas penuh. Jalur ini dirancang untuk para ahli yang lebih suka menulis kode pelatihan mereka sendiri menggunakan kerangka kerja ML populer seperti TensorFlow, PyTorch, scikit-learn, atau XGBoost. Alur kerja dari ujung ke ujung dikelola dalam ekosistem Vertex AI:

1.    Pengembangan dan Persiapan Data: Proses dimulai di lingkungan pengembangan terintegrasi seperti Vertex AI Workbench (layanan JupyterLab yang dikelola) atau Colab Enterprise. Di sini, ilmuwan data dapat menjelajahi dan memproses data, memanfaatkan integrasi native dengan Google Cloud Storage dan BigQuery untuk menangani dataset dalam skala apa pun.

2.    Containerization: Aplikasi pelatihan, beserta semua dependensinya, dikemas ke dalam kontainer Docker. Ini memastikan lingkungan yang konsisten dan dapat direproduksi. Pengguna dapat memanfaatkan citra kontainer pra-bangun dari Google, yang sudah terinstal dengan kerangka kerja ML umum, atau membuat kontainer kustom mereka sendiri untuk fleksibilitas maksimum.

3.    Konfigurasi dan Eksekusi Pekerjaan Pelatihan: Aplikasi yang telah dikontainerisasi dikirimkan ke layanan Vertex AI Training. Pengguna mengonfigurasi pekerjaan dengan menentukan sumber daya komputasi yang diperlukan, termasuk jenis dan jumlah mesin virtual, dan melampirkan akselerator kuat seperti GPU atau Tensor Processing Units (TPU) milik Google untuk mempercepat pelatihan. Layanan kemudian menyediakan infrastruktur, menjalankan pekerjaan pelatihan, dan menghapus sumber daya setelah selesai.

4.    Artefak Model dan Registrasi: Setelah pelatihan berhasil, artefak model yang dihasilkan disimpan ke bucket Cloud Storage yang ditentukan, siap untuk didaftarkan di Vertex AI Model Registry untuk versioning dan penerapan selanjutnya.

Strategi pilar ganda ini adalah pilihan desain yang disengaja yang bertujuan untuk menangkap seluruh pasar AI. Dengan menyediakan jalur masuk yang sederhana dan rendah kode dengan AutoML serta jalur yang sepenuhnya dapat disesuaikan dengan Pelatihan Kustom, Google memastikan bahwa Vertex AI tetap menjadi alat yang relevan dan kuat untuk basis pengguna yang beragam. Sebuah organisasi dapat memulai perjalanan AI-nya dengan AutoML untuk pembuatan prototipe cepat dan kemenangan awal. Seiring dengan semakin canggihnya kebutuhan dan tumbuhnya keahlian internal, organisasi tersebut dapat beralih dengan mulus ke alur kerja pelatihan kustom tanpa harus meninggalkan platform. Hal ini mencegah perpindahan pengguna dan menjadikan Vertex AI sebagai mitra strategis jangka panjang untuk kematangan AI perusahaan yang terus berkembang.

Lebih jauh lagi, arsitektur platform ini memperlakukan AI generatif bukan sebagai produk yang terisolasi dan berdiri sendiri, tetapi sebagai perpanjangan alami dari kerangka kerja MLOps intinya. Proses untuk menyempurnakan model Gemini, menerapkannya ke titik akhir produksi, dan memantau kinerjanya memanfaatkan infrastruktur dasar yang sama persis—seperti Model Registry dan layanan Model Monitoring—yang dibangun untuk model prediktif kustom. Ini mengungkapkan prinsip arsitektur yang kuat: Google telah membangun platform MLOps yang kuat dan agnostik terhadap model terlebih dahulu, di mana berbagai jenis model AI (prediktif atau generatif) dapat dihubungkan. Pendekatan ini membuat platform sangat skalabel, tahan masa depan, dan memberikan keuntungan signifikan bagi organisasi yang telah berinvestasi dalam menguasai MLOps untuk AI prediktif, karena mereka dapat menerapkan prinsip dan alat yang sama untuk mengoperasionalkan AI generatif dengan kecepatan dan keyakinan yang lebih besar.


Diolah oleh Gemini.

Halaman 1 2 3 4
Komentar
Silakan lakukan login terlebih dahulu untuk bisa mengisi komentar.
JejakAI
Exploring AI for Humanity
JejakAI adalah situs web yang membahas berita, tren, dan perkembangan terbaru seputar kecerdasan buatan, menghadirkan analisis mendalam serta informasi terkini tentang inovasi di dunia AI.
Copyright © 2026 JejakAI. All Rights Reserved. | dashboard