Dua Jalur Menuju Model Produksi: Platform ini
dirancang untuk mengakomodasi spektrum penuh praktisi ML. Ia menawarkan AutoML untuk tim dengan keahlian machine learning terbatas yang perlu
membangun model berkualitas tinggi dengan cepat, dan Pelatihan Kustom (Custom Training)
untuk ilmuwan data dan insinyur ML yang memerlukan kontrol terperinci atas
setiap aspek proses pengembangan model.
AutoML: Pengembangan Model Tanpa Kode: AutoML adalah
serangkaian alat yang mengotomatiskan aspek-aspek pembangunan model yang paling
memakan waktu. Pengguna dapat melatih model pada data tabular, gambar, teks,
atau video tanpa menulis satu baris kode pun. Dengan hanya
menyediakan dataset berlabel, pengguna dapat memanfaatkan keahlian Google
karena AutoML secara otomatis menangani persiapan data, rekayasa fitur,
pemilihan arsitektur model, dan hyperparameter
tuning untuk menghasilkan model berkinerja tinggi yang siap diterapkan. Ini
mendemokratisasi akses ke AI, memungkinkan analis bisnis, ahli domain, dan
pengembang untuk membangun model kustom yang spesifik untuk kebutuhan mereka.
Pelatihan Kustom: Kontrol Penuh untuk Para
Ahli:
Untuk proyek yang menuntut arsitektur yang lebih kompleks atau konfigurasi
spesifik, alur kerja pelatihan kustom Vertex AI menawarkan kontrol dan
fleksibilitas penuh. Jalur ini dirancang untuk para ahli yang lebih suka
menulis kode pelatihan mereka sendiri menggunakan kerangka kerja ML populer
seperti TensorFlow, PyTorch, scikit-learn, atau XGBoost. Alur kerja dari ujung
ke ujung dikelola dalam ekosistem Vertex AI:
1.
Pengembangan dan
Persiapan Data: Proses dimulai di lingkungan pengembangan terintegrasi seperti
Vertex AI Workbench (layanan JupyterLab yang dikelola) atau Colab Enterprise.
Di sini, ilmuwan data dapat menjelajahi dan memproses data, memanfaatkan
integrasi native dengan Google Cloud Storage dan BigQuery untuk menangani
dataset dalam skala apa pun.
2.
Containerization: Aplikasi pelatihan,
beserta semua dependensinya, dikemas ke dalam kontainer Docker. Ini memastikan
lingkungan yang konsisten dan dapat direproduksi. Pengguna dapat memanfaatkan
citra kontainer pra-bangun dari Google, yang sudah terinstal dengan kerangka
kerja ML umum, atau membuat kontainer kustom mereka sendiri untuk fleksibilitas
maksimum.
3.
Konfigurasi dan
Eksekusi Pekerjaan Pelatihan: Aplikasi yang telah dikontainerisasi
dikirimkan ke layanan Vertex AI Training. Pengguna mengonfigurasi pekerjaan
dengan menentukan sumber daya komputasi yang diperlukan, termasuk jenis dan
jumlah mesin virtual, dan melampirkan akselerator kuat seperti GPU atau Tensor
Processing Units (TPU) milik Google untuk mempercepat pelatihan. Layanan
kemudian menyediakan infrastruktur, menjalankan pekerjaan pelatihan, dan
menghapus sumber daya setelah selesai.
4.
Artefak Model dan
Registrasi: Setelah pelatihan berhasil, artefak model yang dihasilkan
disimpan ke bucket Cloud Storage yang ditentukan, siap untuk didaftarkan di
Vertex AI Model Registry untuk versioning dan penerapan selanjutnya.
Strategi pilar ganda
ini adalah pilihan desain yang disengaja yang bertujuan untuk menangkap seluruh
pasar AI. Dengan menyediakan jalur masuk yang sederhana dan rendah kode dengan
AutoML serta jalur yang sepenuhnya dapat disesuaikan dengan Pelatihan Kustom,
Google memastikan bahwa Vertex AI tetap menjadi alat yang relevan dan kuat
untuk basis pengguna yang beragam. Sebuah organisasi dapat memulai perjalanan
AI-nya dengan AutoML untuk pembuatan prototipe cepat dan kemenangan awal.
Seiring dengan semakin canggihnya kebutuhan dan tumbuhnya keahlian internal,
organisasi tersebut dapat beralih dengan mulus ke alur kerja pelatihan kustom
tanpa harus meninggalkan platform. Hal ini mencegah perpindahan pengguna dan
menjadikan Vertex AI sebagai mitra strategis jangka panjang untuk kematangan AI
perusahaan yang terus berkembang.
Lebih jauh lagi, arsitektur platform ini memperlakukan AI generatif bukan sebagai produk yang terisolasi dan berdiri sendiri, tetapi sebagai perpanjangan alami dari kerangka kerja MLOps intinya. Proses untuk menyempurnakan model Gemini, menerapkannya ke titik akhir produksi, dan memantau kinerjanya memanfaatkan infrastruktur dasar yang sama persis—seperti Model Registry dan layanan Model Monitoring—yang dibangun untuk model prediktif kustom. Ini mengungkapkan prinsip arsitektur yang kuat: Google telah membangun platform MLOps yang kuat dan agnostik terhadap model terlebih dahulu, di mana berbagai jenis model AI (prediktif atau generatif) dapat dihubungkan. Pendekatan ini membuat platform sangat skalabel, tahan masa depan, dan memberikan keuntungan signifikan bagi organisasi yang telah berinvestasi dalam menguasai MLOps untuk AI prediktif, karena mereka dapat menerapkan prinsip dan alat yang sama untuk mengoperasionalkan AI generatif dengan kecepatan dan keyakinan yang lebih besar.
Substack, Platform bagi Jurnalis dan Penulis Independen
8 bulan yang lalu
Panduan Definitif Google Vertex AI: Platform Terpadu untuk Machine Learning Skala Perusahaan Bagian 2
8 bulan yang lalu
Toolbaz: Ulasan Lengkap - Kupas Tuntas 75+ Alat AI Gratis (dan Cara Pakainya untuk SEO) Bagian 2
8 bulan yang lalu
Toolbaz: Ulasan Lengkap - Kupas Tuntas 75+ Alat AI Gratis (dan Cara Pakainya untuk SEO) Bagian Pertama
8 bulan yang lalu
Google Cloud AI: Kekuatan Kecerdasan Buatan untuk Bisnis, Developer, dan Inovator Indonesia
8 bulan yang lalu
Wan AI — Teknologi Video dari Teks yang Membuka Peluang Kreativitas Tanpa Batas Dunia Kreator
8 bulan yang lalu